TCP & UDP

Mengenal TCP dan UDP untuk Pemula

 

Latar Belakang

TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol) adalah dua protokol komunikasi inti yang bekerja pada lapisan transport dalam model OSI dan TCP/IP. Kedua protokol ini digunakan untuk mengirimkan data antar perangkat di jaringan, tetapi dengan pendekatan pengiriman data yang berbeda.

Penjelasannya

Saya ingin memberikan gambaran dasar tentang protokol TCP dan UDP bagi siapa saja yang baru mempelajarinya.

 

Apa itu TCP dan UDP?

Keduanya adalah protokol berbeda yang digunakan untuk mengirim bit data, yang dikenal sebagai paket. TCP dan UDP bukan satu-satunya protokol yang ada, tetapi keduanya adalah yang paling banyak digunakan.

TCP (Transmission Control Protocol)

TCP adalah protokol yang paling umum digunakan di internet. Misalnya, ketika Anda memuat sebuah halaman web, komputer Anda mengirim paket TCP ke alamat server web untuk meminta halaman tersebut. Server web kemudian mengirimkan aliran paket TCP kembali ke komputer Anda. Paket-paket ini disusun ulang oleh browser untuk membentuk halaman web yang Anda lihat.

Komunikasi TCP tidak bersifat satu arah. Sistem jarak jauh mengirimkan paket kembali untuk mengonfirmasi bahwa paket Anda telah diterima. Proses ini disebut jabat tangan tiga arah (three-way handshake) dan terdiri dari tiga langkah:

 

  1. SYN (Synchronize): Klien mengirimkan sinyal SYN ke server untuk memulai koneksi, menyertakan nomor urut awal.
  2. SYN-ACK (Synchronize-Acknowledge): Server merespons dengan sinyal SYN-ACK, mengonfirmasi penerimaan paket dari klien.
  3. ACK (Acknowledge): Klien mengirimkan sinyal ACK terakhir untuk menyelesaikan koneksi.

Setelah koneksi terbentuk, TCP memastikan bahwa semua paket dikirim dan diterima dengan urutan yang benar. Jika ada paket yang hilang atau rusak, TCP akan meminta pengiriman ulang hingga data sampai dengan sempurna.

Keandalan TCP memungkinkan transfer file dan komunikasi data yang akurat. Sebagai contoh, ketika Anda mengunduh file dari internet, file tersebut akan berfungsi tanpa kesalahan karena ditransfer menggunakan TCP.

UDP (User Datagram Protocol)

UDP, di sisi lain, adalah protokol yang lebih ringan dan cepat dibandingkan TCP. Namun, UDP tidak menyediakan mekanisme untuk memeriksa kesalahan atau memastikan semua paket diterima. Hal ini membuat UDP lebih cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan tinggi dan toleransi terhadap kehilangan data, seperti:

  • Siaran langsung (streaming video/audio).
  • Permainan daring (online gaming).
  • Protokol DNS untuk pencarian nama domain.

UDP hanya mengirim paket tanpa mengonfirmasi apakah penerima menerima paket tersebut. Jika ada paket yang hilang, UDP tidak akan meminta pengiriman ulang. Pendekatan ini menjadikan UDP lebih cepat tetapi kurang andal dibandingkan TCP.

One thought on “TCP & UDP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
IRR, RPKI & PeeringDB for Operators

IRR, RPKI & PeeringDB for Operators

Interkoneksi Perangkat EXFO MAX-860G untuk Bertest (Bit Error Rate Test)

Interkoneksi Perangkat EXFO MAX-860G untuk Bertest (Bit Error Rate Test)

Standardizing Business Processes for Network Management: A Documentation Guide

Standardizing Business Processes for Network Management: A Documentation Guide